Maling gagal hatrik

May 06
2008

ketangkap basah

Mobil juraganku siang ini kembali dibobol maling diparkiran pabrik, ini terjadi untuk ketiga kalinya namun kali ini pelaku berhasil di tangkap warga.

Ada cerita yang lucu dalam proses penangkapannya, awalnya tertangkap satu orang pelaku yang berlari ke arah pasar sementara temannya berhasil melarikan diri ke arah lain. Setelah berhasil ditangkap warga lalu dibawa ke dalam pabrik dan menjadi sasaran bogem mentah dari beberapa warga dan buruh pabrik, namun tiba-tiba datang seseorang yang tidak terima kalo si pelaku digebukin. “Loe siapa!? Bukan polisi kok ngelarang gw” tanya seorang teman buruh. Orang itu tidak menjawab dan tampak gugup, lalu tiba-tiba pelaku yang sudah setengah bugil dan bersimbah darah berkata “itu teman saya”. Orang itu semakin gugup lalu beberapa teman buruh segera memegang orang tersebut, “loe tadi ikut maling juga kan!?”. Dia tidak menjawab dan berusaha berkelit, puluhan buruh yang ada disitu langsung saja meringkusnya dan menghadiahi pukulan ke orang tersebut yang rupanya ada pelaku lain yang tadi lolos dari kejaran warga.

 

Sudah dapat ditebak bagaimana nasib maling kalo tertangkap warga, ditelanjangi dan dihadiahi bogem mentah. Terutama oleh beberapa buruh yang pernah menjadi korban pencurian, baik itu yang kehilangan motor ataupun oleh mereka yang mobilnya pernah menjadi sasaran pencuri.

 

Rasa setia kawan rupanya sudah menjadi sifat dari pelaku yang kedua ini, tidak tega temannya ditangkap sendirian lalu dia yang sudah berhasil meloloskan diri malah kembali masuk ke pabrik dan membela temannya yang di gebukin. Kompak dalam mencuri, kompak pula dalam menerima pukulan. Apakah hal ini dapat berlaku untuk para petinggi kita?

 

image dicomot dari sini.