Lima

Dec 02
2010

Lima tahun artinya 5 x 12 bulan, 5 x 365 hari artinya seharusnya kita punya 5 x 365 hari untuk bertemu, bersama tapi nyatanya tidak. Mungkin kita hanya bertemu sepertiga dari 5 x 365 hari. Mungkin lebih mungkin kurang.

Memang tidak mudah. Kita selalu berbeda tempat. Aku ingat ketika setelah menikah kita hanya punya 1 minggu bersama dikurangi 3 hari kamu masuk kerja. Setelah itu kebetulan kamu  ada tugas keluar kota dan aku harus kembali Ke Jakarta. Begitu dan begitu kita punya kehidupan pernikahan yang aneh.

Setelah kita punya buntut , tetap saja begitu. 1 atau 2 kali dalam sebulan kita bertemu, mungkin 3 atau 6 hari tapi kebanyakan 2 hari setiap kedatangan. Begitu banyak hal telah terlewati. Mungkin sedih, marah tetapi kebanyakan bahagia. Kita punya cerita cinta yang aneh.
Kita punya cerita kita sendiri tapi kita punya satu hal bahwa kesulitan tidak menjadi alasan untuk kehilangan cinta dan kesetiaan.

Hal paling aneh dan menyenangkan menurutmu adalah kamu masih selalu merasa berdebar-debar dan malu kalau ketemu aku mungkin 1 atau 2 kali dalam sebulan itu.

Happy 5th anniversary dear, God speed our love and may we live happily ever after seperti semua ending cerita dongeng yang sering kita dengar karena kita harus menghadapi naga setiap hari untuk bertemu.

So close … but still so far …

image nyomot dari sini

Ngumpulin Buku Jilid 2

Oct 05
2010

Anda percaya minat baca bangsa Indonesia itu rendah? Kami sih tidak sepenuhnya percaya.

Dua tahun lalu kami pernah menggalang gerakan serupa. Hasilnya cukup memuaskan. Target 1000 buku terpenuhi, bahkan lebih. Kala itu sekitar 4 ribu buku berhasil terkumpul. Sejumlah individu dan institusi dengan penuh inisiatif menyumbangkan buku, beberapa menyumbangkan dalam bentuk uang tunai. Karena sejumlah alasan, kegiatan pengumpulan buku jilid pertama itu kami batasi hingga pelaksanaan Muktamar Blogger dan Pesta Blogger 2009. Buku-buku yang kami kumpulkan telah disalurkan ke beberapa tempat yang kami nilai memang membutuhkannya.

Read the rest of this entry »

Pelataran Marmer

Mar 01
2009

bhi

Semua orang pasti mengenal Bunderan Hotel Indonesia, lokasi strategis di pusat kota Jakarta. Ada patung selamat datang yang berada di tengah-tengah sebuah kolam yang berbentuk lingkaran. Bunderan ini juga kerap digunakan oleh para demonstran sebagai titik temu dalam setiap aksinya. Jika malam hari kadang ada beberapa kelompok warga yang memanfaatkan keindahan bunderan ini untuk bernasis ria, berpoto-poto disekitar kolam bunderan ini.

Tak jauh dari lokasi patung selamat datang ini, tepatnya di seberang jalan sebelah barat laut terdapat sebuah plaza yang menjadi satu dengan sebuah hotel mewah. Disitu terdapat pelataran marmer yang dapat dipergunakan sebagai tempat duduk bagi warga Jakarta yang hendak beristirahat ataupun menghabiskan waktu sambil mengobrol dengan teman-temannya. Pihak Telkom pun memberikan fasilitas free hotspot di daerah tersebut sehingga siapapun yang datang dan duduk-duduk disitu dapat menikmati akses internet dengan gratis (dengan membawa leptop sendiri tentunya).

Demikian juga dengan teman-teman blogger BHI yang sejak tahun 2006 Read the rest of this entry »

Nyumbang (Lagi) Yuk!

Dec 19
2008

Program yang lalu telah berakhir dan hasil sumbangan telah dikirim ke Semarang, Yogya dan Kebumen. Untuk daerah Cilacap segera menyusul dikirim dan untuk Jakarta akan diambil sendiri oleh pihak yang bersangkutan.

Masih ada lagi program sosial sejenis, tapi kali ini yang disumbangkan berupa koin recehan. Sekeping, dua keping recehan mungkin tak berarti untuk anda. Namun jika kita kumpulkan secara bersama-sama akan sangat berarti untuk mereka yang sangat membutuhkan.

Jika anda ingin tau lebih jelas bagaimana program ini serta ingin ikut berpartisipasi bisa mengunjungi blog resminya di sini.

*Menyumbang nggak akan bikin anda jadi miskin*

Close
Powered by ShareThis