What is this? From this page you can use the Social Web links to save Pengharapan to a social bookmarking site, or the E-mail form to send a link via e-mail.

Social Web

E-mail

E-mail It
September 13, 2009

Pengharapan

Posted in: Doa,Entah,Family

thinker

Hidup itu perlu pengorbanan dan pengorbanan itu tak ada yang murah. Semua harus dijalani dengan niat yang tulus. Seorang teman mengatakan “kalau cinta itu adalah pengorbanan, maka pengorbanan terbesar yaitu mengalah dan pengertian”.

Setiap manusia, walau telah berusaha sekuat tenaga tak kan pernah bisa merasakan betapa pengorbanannya itu dapat menyenangkan perasaan seseorang. Akan selalu ada yang kurang. Karena manusia tak ada yang sempurna, termasuk juga saya. Rasa bersalah akan terus menghantui disetiap pemikiran hingga kita dapat melakukan pengorbanan yang dirasa cukup oleh orang yang kita cintai. Tapi sebagai manusia, rasanya tak ada yang pernah cukup. Selalu saja ada yang merasa kurang, dan rasa itu akan selalu ada.

Banyak kata yang ingin kuungkapkan kepadanya tapi tak pernah cukup waktu untuk itu. Yang kuperlukan hanyalah waktu untuk tetap bersama mereka hingga akhir hayat. Ungkapan maaf dan penyesalan tak cukup untuk menyelesaikan setiap masalah, diperlukan intropeksi diri akan kekurangan diri ini dan usaha untuk selalu mencoba segala sesuatu yang terbaik dan itu yang harus dilakukan.

Sedih dalam kesendirian atau gembira dalam keramaian janganlah dijadikan sebuah penilaian terhadap diri ini karena itu hanyalah topeng yang dapat digunakan sebagai penghibur diri, yang entah sampai kapan.

Semoga dalam ramadhan yang suci dan penuh berkah ini dapat menambah rasa taqwa dan meningkatkan segala usaha yang dapat memperbaiki kualitas hidup ini.


Return to: Pengharapan