Ikan Dewa (Kancra Bodas)

Apr 01
2011

kancra bodas

Nama ikan dewa pertama kali saya dengar saat menonton tayangan di televisi. Awal bulan Februari yang lalu saat ada keperluan ke daerah Kuningan, Jawa Barat, karena penasaran, kami (saya dan teman-teman sepabrik) menyempatkan mampir ke obyek wisata Cibulan. Sebenarnya ada 4 tempat wisata yang ada ikan dewanya, yaitu  Kolam Cibulan terletak di Kecamatan Jalaksana, Kolam Linggarjati di komplek Taman Linggarjati Indah di Cilimus, kolam Cigugur di daerah Cigugur dan kolam Darma Loka di kecamatan Darma. Tapi hanya di Cibulan yang kolamnya dijadikan tempat pemandian umum.

Ikan dewa, ikan kancra bodas (ikan mas putih) atau yang bahasa latinnya Labeobarbus doumensis merupakan ikan langka, karena jarang dijumpai di daerah lain, bahkan oleh masyarakat sekitar, ikan ini telah dikeramatkan. Ikan jenis ini ada yang kecil hingga yang besar ukuran 1 meter.

Kolam Cibulan ini dibangun secara permanen sekitar tahun 1939 dan dihuni oleh ratusan ikan kancra bodas yang dikeramatkan. Ada 2 kolam yang terdapat di sana, 35 x 15 meter persegi dengan kedalaman air sekitar 2 m. Kolam kedua berukuran 45 x 15 meter persegi yang dibagi dua bagian, yaitu kedalaman air 60 cm untuk anak-anak dan kedalaman air 120 cm.

Di obyek wisata Cibulan ini juga terdapat 7 sumur mata air yang dikeramatkan yaitu Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pangabulan, Sumur Cirancana, Sumur Cisadane, Sumur Kemudahan dan Sumur Keselamatan. Tujuh sumur ini mengelilingi sebuah susunan batu seperti menhir yang diapit oleh dua buah patung harimau. Konon tempat ini adalah merupakan situs petilasan Prabu Siliwangi Raja Pajajaran. Tempat ini juga merupakan peninggalan para wali yang menyebarkan agama Islam di Kuningan.

Ketika ngobrol-ngobrol dengan salah seorang penjaga kolam, dia memberitahu bahwa ikan dewa ini kalau malam akan hilang, bahkan ketika dicari keseluruh penjuru kolam tidak akan ketemu. Spontan saya bilang “bukan ilang pak, tapi nggak keliatan karena gelap dan dasar kolamnya gelap gitu”  :)

9 Responses to “Ikan Dewa (Kancra Bodas)”

  1. thuns says:

    I’ve been here before :)
    soale omahe bojoku neng kuningan :P

  2. udung says:

    baru denger nama ikan kancra, kalau di Bandung ada sih nama daerah Kancra daerah buah batu, cman engga tahu kalau itu nama ikan yach ? hehehehehe

  3. @incredibleangga says:

    saya pernah kesana karena kebetulan deket kampung halaman saya.
    emang terkenal banget disana katanya klo di tangkep sampe rumah udah gak ada ikan nya, sama kayak monyet yang di plumbon

  4. vi3 says:

    baru tau kalo ada ikan dewa… :)

  5. Aink Budak Kuningan says:

    Jangan Asal Ngomong Bung,, percaya ga percaya emang gitu adanya,,ente kn baru bekunjung Ke Kuningan, jadi jangan asal ngebacot dah.

  6. mikow says:

    ^
    kalo gw ngebacot mah gw ga bakal berani pasang identitas diri hehehe..

  7. Sekubidu says:

    Kuningan dan sekitarnya masih kuat unsur pagannya, mirip di beberapa tempat di Jawa Tengah, (Sunda Wiwitan n Kejawen). Jadi kalau ada begini ya gak perlu heran. Yang jelas, sisi baiknya, ikan langka ini terlindungi. Ini jenis ikan yang sejenis dengan ikan “ihan” di Danau Toba, yang dianggap spesial secara adat, tapi ya dikonsumsi. Budak Kuningan (yg posting di atas) mah, produk generasi Internet yang cara komunikasinya macam preman Tanah Abang. No need to put attention lah, urang Sunda aslinya gak kayak gitu, they are bageur pisan

  8. Sekubidu says:

    Saya sangat berminat mengembangkan ikan ini, kebetulan saya punya beberapa lahan daerah pegunungan yang mempunyai sumber air jernih dan berlimpah. Konon di Garut dan Ciamis juga ada ikan kancra bodas ini, I try to buy this beautiful and tasty fish

  9. mikow says:

    @sekubidu : sebenarnya bukan saya ga percaya, akhir postingan saya itu kan hanya sekedar gurauan antara saya, teman, bos dan penjaga kolam (yg semuanya orang sunda) saja karena dari awal isinya serius mas, oh jadi selain di daerah kuningan ikan ini juga bisa hidup dan berkembang biak ya? semoga bisa diternakan mas :)

Leave a Reply