Pengharapan
2009

Hidup itu perlu pengorbanan dan pengorbanan itu tak ada yang murah. Semua harus dijalani dengan niat yang tulus. Seorang teman mengatakan “kalau cinta itu adalah pengorbanan, maka pengorbanan terbesar yaitu mengalah dan pengertian”.
Setiap manusia, walau telah berusaha sekuat tenaga tak kan pernah bisa merasakan betapa pengorbanannya itu dapat menyenangkan perasaan seseorang. Akan selalu ada yang kurang. Karena manusia tak ada yang sempurna, termasuk juga saya. Rasa bersalah akan terus menghantui disetiap pemikiran hingga kita dapat melakukan pengorbanan yang dirasa cukup oleh orang yang kita cintai. Tapi sebagai manusia, rasanya tak ada yang pernah cukup. Selalu saja ada yang merasa kurang, dan rasa itu akan selalu ada.
Banyak kata yang ingin kuungkapkan kepadanya tapi tak pernah cukup waktu untuk itu. Yang kuperlukan hanyalah waktu untuk tetap bersama mereka hingga akhir hayat. Ungkapan maaf dan penyesalan tak cukup untuk menyelesaikan setiap masalah, diperlukan intropeksi diri akan kekurangan diri ini dan usaha untuk selalu mencoba segala sesuatu yang terbaik dan itu yang harus dilakukan.
Sedih dalam kesendirian atau gembira dalam keramaian janganlah dijadikan sebuah penilaian terhadap diri ini karena itu hanyalah topeng yang dapat digunakan sebagai penghibur diri, yang entah sampai kapan.
Semoga dalam ramadhan yang suci dan penuh berkah ini dapat menambah rasa taqwa dan meningkatkan segala usaha yang dapat memperbaiki kualitas hidup ini.
September 13th, 2009 at 12:39
amiiinn
September 13th, 2009 at 14:08
semoga tercipta keadilan bagi seluruh umat manusia di dunia
September 14th, 2009 at 08:09
pengin keluarga kumpul yo?
September 15th, 2009 at 14:28
Tumben update ngimpi apa yah ? hahahaha
Mohon Maaf kalau ada salah kata kalau kita lagi bercanda yah
September 15th, 2009 at 14:33
amin.
semoga bulan keramat ini membuat kita benar2 keramat